• 1.jpg
  • 2.jpg
  • 3.jpg
  • 4.jpg
  • 5.jpg
  • 6.JPG
  • 7.jpg
 
 
 
 
You are here:: Survei Info Pilkada
 
 

Info Pilkada

DPT untuk Pemilihan Gubenur Sulsel Rancu

Surel Cetak PDF

MAKASSAR - Pendataan dan penempelan stiker Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan Gubernur Sulsel sementara dilakukan ke rumah-rumah warga. Hanya saja, DPT yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel masih rancu atau tidak akurat. Pasalnya, orang yang terdaftar pada DPT yang dipasang di stiker tanda bukti pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel tahun 2013 sudah tidak bermukim di Sulsel. Sudah tiga tahun lalu orang tersebut pindah dan tidak bermukim lagi di Kota Makassar.

Seperti DPT atas nama Sukriadi di Jl Sungai Saddang Baru, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Yang bersangkutan telah pindah ke Kabupaten Jeneponto, Sulsel tiga tahun lalu. Anehnya, nama Sukriadi masih terdaftar sebagai pemilih Gubernur Sulsel 2013 mendatang.

Demikian pula dengan Normansyah Liliweri yang juga pernah serumah dengan Sukriadi, sudah pindah ke Kabupaten Bulungan, Nunukan, Kalimantan Timur pada dua tahun lalu setelah menyelesaikan studinya di Makassar. Keduanya masih terdaftar sebagai pemilih tetap pada pemilihan Gubernur Sulsel.

Selain penduduk kota Makassar yang sudah pindah, masih ada saja warga yang namanya tidak sesuai pada DPT dari KPU dengan kartu tanda penduduk (KTP). Misalnya, pada KTP tercantum nama Ardiansyah, namun di DPT tercatat dengan nama Ansyar.

Celakanya lagi, banyak orang yang sudah lama meninggal masih tercatat di DPT Sulsel dan warga pendatang yang sudah lama bermukim di Sulsel juga belum terdaftar di DPT. Bahkan ada pula orang yang sudah pindah kewarganegaraannya ke Malaysia masih juga terdaftar di DPT.

Ketua RT 001, RW 09, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Andriani yang dikonfirmasi Kompas.com saat menempel stiker tanda bukti Pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel tahun 2013 mengaku dirinya hanya melakukan tugas yang diberikan oleh KPU Sulsel. Mengenai data kependudukan maupun DPT Sulsel, ia tidak tahu-menahu. Dia juga mengaku hanya diminta untuk mencatat warganya dari rumah ke rumah secara manual tanpa harus berpedoman pada data dari Catatan Sipil.

"Saya cuma disuruh tempel stiker tanda bukti Pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel tahun 2013. Mengenai data DPT, saya diberikan oleh KPU Sulsel dan kami pernah mengikuti pelatihan. Mengenai data DPT tersebut (rancu), saya tidak tahu data tahun berapa yang digunakannya. Makanya kami diminta untuk mendaftar lagi dan mencatatnya pada kertas selembar," katanya.

Saat ditanya ketidaktepatan DPT bisa memunculkan pemilih ganda, Andriani juga mengaku tidak mengetahuinya. Sebab, warga yang belum terdaftar di DPT hanya dicatat pada kertas selembar yang kemudian diserahkan ke KPU Sulsel. Menurutnya, KPU Sulsel memberikan waktu selama sebulan untuk pemuktahiran data.

"DPT yang kami dapat juga rancu dan teracam, jadi kami kesulitan menyusunnya. Apalagi mencari nama warga terselip pada urutan-urutan yang tidak sesuai dengan data kelompok kartu keluarga. Harusnya data e-KTP yang baru kemarin digunakan, tapi kayaknya juga masih rancu," tandasnya.

Sumber : Kompas.com

Hasil QUICK COUNT PILKADA DKI Jakarta Putaran 2

Surel Cetak PDF

Jakarta - Berikut hasil sementara QUICK COUNT PILKADA DKI Putaran 2 :

TPS Masuk  100% :

Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli :  46.19%

Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama :  53.81%

 

Sumber : Lembaga Survei Indonesia (LSI)

MSCI REAL QUICK COUNT PERHITUNGAN CEPAT PILKADA KOTA BENGKULU 2 PUTARAN

Surel Cetak PDF

 

MSCI REAL QUICK COUNT PERHITUNGAN CEPAT PILKADA KOTA BENGKULU 2 PUTARAN

Hasil REAL QUICK COUNT pilkada Kota Bengkulu 2012 dipastikan 2 putaran

1. Helmi Hasan-Patriana Sosialinda yang diusung Golkar, PAN, Gerindra, PNBK, dan Demokrat  : 26.83%

2. Evi Trilenza Sulaiman-Endang Sumantri independen/perseorangan : 1.93 %

3. Emilia Puspita-Ahmad Tarmizi Gumay yang diusung 10 partai antara lain PDIP, PKPB, dan Partai Buruh.: 3.38 %

4. Muhammad Syamlan-Jamuris Dadang independen/perseorangan : 3.99 %

5. Firdaus Rosid-Suroto independen/perseorangan : 1.18 %

6. Hilman Azazi-Dwi Yanuasdi independen/perseorangan : 4.34 %

7. Ahmad Kanedi-Dani Hamdani yang diusung PKS, Hanura, PKPI dan PBK : 24.62%

8. Leni Haryani John Latif-Sudoto diusung 14 partai antara lain PPP, PKB, dan Pelopor : 17.6 %

9. Ridwan Marigo-Bowo Triyanto diusung independen/perseorangan : 0.96%

10, Hakman Novi-Khairuddin Wahid diusung independen/perseorangan: 3.56 %

11. Basri Muhammad-Hutapia Wazir independen/perseorangan : 11. 58 %

Data masuk 96.59 % (595 TPS dari 616 TPS)

MSCI AKAN MENGADAKAN REAL QUICK COUNT PILKADA KOTA BENGKULU

Surel Cetak PDF

Bengkulu. pilkada kota bengkulu 2012 di ikuti 11 pasangan kandidat, KPU memastikan besok rabu tgl 19 September 2012 akan dilaksanakan pilkada kota bengkulu, berbagai persiapan untuk sukseskan  Pilkada sudah mulai dilakukan mulai pendistribusian Surat suara di setiap kecamatan, kelurahan hingga TPS, Persiapan Pembangunan Tempat TPS, pengamanan yg dilakukan kepolisian dan lain lain.

Salah satu Tim Pemenangan kandidat wallikota mengharapkan agar Pilkada  berjalan dengan aman damai dan jujur sehingga  melahirkan pemimpin yang diharapkan masyarakat. Jauhi tindakan Anarkis, money politik dan tindakan melawan hukum katanya.

MSCI ( Media Survei Center Indonesia) yang berkantor Di Surabaya turut serta mengawal Pemilihan walikota dan wakil walikota Bengkulu  akan di laksanakan rabu 19 september 2012 dengan Program Real Quick Count Perhitungan Cepat suara hasil pilkada, diharapkan Pilkada kota bengkulu  berjalan dengan aman dan lancar sehingga jauh dari kecurangan ujar Helmi Panggabean selaku Direktur MSCI, dengan real quick count perhitungan di ketahui sejak dini dan awal sehingga kecurangan bisa di antisipasi.

Pemilihan walikota dan wakil walikota Bengkulu di ikuti 11 pasangan kandidat :

1. Helmi Hasan-Patriana Sosialinda yang diusung Golkar, PAN, Gerindra, PNBK, dan Demokrat

2. Evi Trilenza Sulaiman-Endang Sumantri independen/perseorangan

3. Emilia Puspita-Ahmad Tarmizi Gumay yang diusung 10 partai antara lain PDIP, PKPB, dan Partai Buruh.

4. Muhammad Syamlan-Jamuris Dadang independen/perseorangan

5. Firdaus Rosid-Suroto independen/perseorangan

6. Hilman Azazi-Dwi Yanuasdi independen/perseorangan

7. Ahmad Kanedi-Dani Hamdani yang diusung PKS, Hanura, PKPI dan PBK

8. Leni Haryani John Latif-Sudoto diusung 14 partai antara lain PPP, PKB, dan Pelopor

9. Ridwan Marigo-Bowo Triyanto diusung independen/perseorangan

10, Hakman Novi-Khairuddin Wahid diusung independen/perseorangan

11. Basri Muhammad-Hutapia Wazir independen/perseorangan

 

Helmi Panggabean mengatakan Potensi Pilkada Kota Bengkulu di prediksi akan terjadi dua putaran, karena banyaknyak kandidat yaitu 11 kandidat yang berpotensi tidak ada yang mencapai 30 % plus 1, menurut UU No 12 Tahun 2008

Insya Allah kami MSCI (Media Survei Center Indonesia) akan merilis di web ini kira kira jam 5 rabu 19 Septemberi 2012 kata Helmi Panggabean(shp/sofwn)

Pilkada Belum Jelas, Baliho Calon Sudah Marak

Surel Cetak PDF

POLEWALI MANDAR - Meski pelaksanaan Pilkada Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang akan dimulai Maret 2013 mendatang sudah semakin dekat, namun KPUD setempat hingga kini belum melakukan persiapan apapun.

Ketua KPUD Polewali Mandar Usman Suhuriyah menyatakan, pihaknya sedang menunggu putusan Mendagri dan KPU pusat terkait munculnya wacana penundaan pilkada oleh Kemendagri.

Usman menyatakan KPU Polewali Mandar (Polman) menunggu payung hukum untuk menggelar suksesi Pilkada Polman 2014-2019 jika skenario penundaan jadi dilaksanakan. Namun, menurut Usman, jika jadwal pilkada normal seperti yang sudah direncanakan sebelumnya, maka pelaksanakan Pilkada Polman kembali mengacu pada UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan semua regulasi turunannya.

Usman menjelaskan, pelaksanaan Pilkada Polman untuk non tahapan sudah harus dimulai pada Oktober 2012, yakni membahas segala persiapan seperti anggaran, penyerasian peraturan dan regulasi terkait pilkada serta penguatan institusi di internal KPU. Sementara tahapannya (resmi) baru akan dimulai Maret 2013 hingga hari H pilkada Oktober 2013 mendatang.

Kendati jadwal pelaksanaan Pilkada Polman belum jelas, namun belasan calon bupati dan wakil bupati Polman yang merasa punya kans atau peluang menang, sudah menebar pesona. Ribuan baliho, spanduk dan stiker menghiasi setiap sudut jalan, fasilitas umum dan kendaraan umum yang berseliweran di kota Polewali Mandar. Ada baliho calon yang berani menyatakan siap menjadi bupati Polewali Mandar dengan klaim mengantongi sejumlah dukungan partai politik tertentu. Sementara belasan calon lainnya siap dilamar menjadi wakil bupati.

Sumber : Kompas.com

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL